Minggu, 08 Juli 2018

Tidak Bisa Berbuat Banyak

Arsene wenger juga sangat menganggap sebuah diet dengan makanan yang berimbang sebagai sebuah bagian yang sangat penting terhadap persiapan dari seorang pemain berita bola indonesia guna menghadapi laga. Disini pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) silam tersebut mengaku bahwa kebiasaan serta pandangannya tersebut ia dapatkan ketika menjalani masa kepelatihan di nagoya grampus eight di jepang sana. Ketika itu arsene wenger juga pernah mengatakan terkait pengalamannya dinegara bunga sakura bahwa seluruh gaya hidup orang sana sendiri memiliki hubungan dengan kesehatan. Tentu kita semua tahu bagaimana sehatnya produk yang dikonsumsi mereka mulai dari sayur mayur, daging, ikan, susu dan lain - lain, juga inilah sebab mengapa jarang sekali ada orang muda yang bertubuh gemuk disana dan tidak seperti amerika serikat yang memiliki tingkat obesitas tertinggi didunia sebelum akhirnya tetangga mereka, meksiko merebut mahkota tersebut dari tangan negara paman sam kucuran dana tidak terbatas.


Bersama dengan arsenal, arsene wenger juga kemudian membawa seorang ahli nutrisi dan makanan dengan tujuan untuk menjelaskan apa saja keuntungan dari gaya hidup yang sehat dan pelatih sepakbola yang sempat menukangi nagoya grampus eight, rc strasbourg, as monaco, serta mulhouse tersebut mendapatkan bantuan dari philippe boixel, seorang ahli kesehatan yang saat itu sempat menukangi tim nasional perancis dengan tujuan untuk meluruskan susunan tulang serta persendian seluruh anggota skuadnya setiap sebulan sekali. Philippe boixel yang juga berprofesi sebagai osteofat alias ahli tulang belakang ini juga sempat berperan besar bagi performa the gunners dikancah domestik liga primer inggris atau eropa karena tanpa perannya ataupun ahli kesehatan lain yang dipekerjakan oleh arsenal, maka bukan tidak mungkin bahwa the gunners bisa mendapatkan hasil berita bola dunia yang sebenarnya jauh lebih buruk dibandingkan beberapa tahun kebelakang belum kuat dikancah eropa.


Pendekatan seorang arsene wenger terhadap gaya bermain arsenal juga belakangan ini menjadi lebih sulit diprediksi dan selalu berubah - ubah dari satu laga ke laga berita bola lainnya dibandingkan ketika the gunners masih sangat bertumpu terhadap sosok cesc fabregas dulu. Sebelumnya, pelatih legendaris manchester united yang sudah pensiun, sir alex ferguson bahkan mampu menciptakan pola dasar yang mampu mematahkan permainan arsenal dimana pelatih yang sering dipanggil fergie itu menyebutkan bahwa sebuah tim membutuhkan seorang pemain sepakbola bagus yang dapat memotong operan bola dan juga mematikan pergerakan pemain the gunners. Apa yang disampaikan oleh sir alex ferguson saat itu kemudian diterapkan oleh tim lain dan terbukti the gunners tidak bisa berbuat banyak. Pelatih yang sempat membesut as monaco, mulhouse, nagoya grampus eight, serta rc strasbourg tersebut akhirnya mau tidak mau harus beradaptasi.

Jumat, 06 Juli 2018

Kucuran Dana Tidak Terbatas

Menanggapi terbukanya kesempatan untuk mendapatkan jatah menuju liga champions eropa dimusim depan, arsene wenger memutuskan untuk merubah komposisi skuadnya pada pertandingan leg kedua liga champions eropa kala itu dimana mereka dijadwalkan akan bertemu raksasa bundesliga jerman bayern munchen. Pelatih yang lahir tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) ini kala itu mengistirahatkan kapten arsenal thomas vermaelen dan juga penjaga gawang utama wojniech szczesny dengan laurent koscielny dan juga lukasz fabianski. Tidak menurunkan kekuatan penuh juga tidaklah dilarang didalam dunia berita sepak bola indonesia lantaran adanya berbagai alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut namun mereka juga harus siap akan konsekuensinya lantaran selain kekalahan yang kemungkinan besar didapatkan, juga tekanan dari para penggemar yang tidak begitu peduli dengan apa yang terjadi pada klub saat itu tapi mereka hanya menuntut kemenangan demi kemenangan, dan arsene wenger tidak terlalu ambil pusing dengan hal itu banyaknya klub kaya raya.


Kemenangan yang berhasil dipetik oleh arsenal pada hari terakhir kompetisi liga primer inggris ketika tim yang bermarkas di london bagian utara tersebut berhadapan melawan newcastle united sendiri berhasil memastikan peringkat keempat untuk mereka dan arsene wenger menyebut hasil positif tersebut sebagai sesuati yang melegakan. Mentalitas seperti ini sendiri layaknya bukanlah sesuatu yang patut dimiliki oleh tim besar seperti arsenal dan juga pelatih kaliber dunia layaknya arsene wenger namun pelatih berita bola dunia tersebut termasuk orang yang memiliki pemikiran sangat realistis sehingga tidak ada artinya jika mereka memaksakan diri pada kompetisi yang kecil kemungkinannya dimenangkan namun disaat yang bersamaan juga mengorbankan kesempatan mentas di liga champions eropa musim berikutnya yang relatif lebih besar kemungkinannya. Tampaknya arsene wenger juga masih tetap memiliki pemikiran seperti ini hingga sekarang tiket menuju liga champions.


Pada bursa transfer musim panas sebelumya waktu itu dibulan agustus tahun dua ribu tiga belas (2013), arsenal tidak juga kunjung menunjukkan aktivitas yang berarti dan para pendukung serta pengamat tentunya mengkritik kebijakan klub berita bola serta arsene wenger yang dinilai terlalu pelit dalam mengeluarkan biaya ini. Akan tetapi arsene wenger yang dijuluki sebagai profesor sendiri menyatakan bahwa the gunners dapat memenangkan pertandingan melawan aston villa dikandang mereka sendiri saat itu dengan seluruh komposisi skuad yang dimiliki olehnya dan ia sangat yakin akan hal itu. Pernyataan ini juga memberikan isyarat pada pelempar kritik untuk tidak menyalahkan segala sesuatu yang terjadi karena kemenangan sendiri merupakan proses yang tidak instan. Walaupun begitu paris saint germain mampu dengan instan menguasai ligue 1 perancis atas kucuran dana tidak terbatas yang mereka miliki dari raja minyak qatar.

Kamis, 05 Juli 2018

Tiket Menuju Liga Champions

Menanggapi kekalahannya dalam perebutan gelar juara liga primer inggris, arsene wenger menunjukkan sebuah sikap dan juga tindakan yang tidak biasa ia tunjukkan, yakni dengan mengendurkan dasi yang ia kenakan serta meneriaki pemainnya dengan berbagai macam instruksi berita sepak bola indonesia dari pinggir lapangan hijau dibelakang garis batas. Jurnalis olahraga phil mcnulty saat itu menuliskan disurat kabarnya bahwa pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) tersebut menunjukkan perilaku seseorang yang sudah menggenggam gelar juara ditangannya namun sekarang harus dengan terpaksa ia melihat kehormatan tersebut meluncur dari sela - sela jarinya. Hal seperti ini memang sangatlah mengesalkan dan wajar saja jika arsene wenger kehilangan kendali dan ketenangannya namun dilain sisi para pemain sepakbola yang mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau juga tidak boleh sepenuhnya disalahkan karena mereka hanya mengikuti apa yang diinstruksikan oleh sang pelatih diruang ganti salah satu bek terbaik.


Sepanjang pramusim atau sebelum musim sepakbola yang baru digulir saat itu, arsene wenger kemudian mengadakan meeting atau pertemuan dengan para pemainnya untuk membahas berbagai macam alasan serta penyebab mengapa mereka bisa kehilangan gelar juara liga primer inggris yang sudah ada didepan mata. Kebiasaan yang didapatkan oleh arsene wenger semasa ia masih melatih nagoya grampus eight didaratan jepang ini juga nampaknya masih dibawa hingga kenegara ratu elizabeth dan disini ia mendengarkan segala macam masukan serta curhatan dari anak asuhnya tersebut. Salah seorang pemain arsenal, martin keown mengatakan bahwa sang pelatih berita bola dunia secara tidak langsung mengurangi kemungkinan mereka untuk menjadi juara musim lalu lantaran arsene wenger sesumbar mengatakan bahwa mereka akan kembali menjalani sebuah musim tanpa mengalami satu kekalahan pun, dan hal ini juga diamini oleh beberapa punggawa the gunners lain tidak bisa sepenuhnya disalahkan.


Arsenal sendiri kemudian mampu menciptakan rekor dimana mereka berhasil menampilkan penampilan mengolah si kulit bundar yang amat mengesankan pada pertandingan pembukaan musim sepakbola liga primer inggris tahun dua ribu dua hingga dua ribu tiga (2002 - 2003) yakni dengan menggilas klub berita bola semenjana birmingham city dengan skor akhir 2 - 0 tanpa balas sama sekali. Kemenangan ini juga merupakan kemenangan the gunners yang keempat belas (14) secara beruntun dibawah komando seorang arsene wenger dan tidak ada tanda - tanda laju mereka akan melamban karena komposisi skuad arsenal saat itu diisi oleh berbagai pemain matang dan juga bertalenta. Hal ini nampaknya sangat bertolak belakang dengan yang terjadi sekarang dimana the gunners harus terseok - seok mengais poin demi poin hanya untuk bercokol diposisi empat (4) besar klasemen dan mendapatkan tiket menuju liga champions eropa secara langsung.

Rabu, 04 Juli 2018

Tidak Bisa Sepenuhnya Disalahkan

Pada awalnya, arsene wenger memperbolehkan para pemain arsenal untuk meminum segelas bir akan tetapi ada masa dimana seluruh pemainnya dilarang untuk setegukpun menelan alkohol baik ketika tidak ada pertandingan berita bola indonesia yang harus mereka hadapi. Larangan ini juga diberlakukan secara permanen diareal stadion tim, baik highbury maupun tempat latihan dan perlahan - lahan, arsene wenger meningkatkan peraturannya ini menjadi larangan seratus persen (100%) bagi para pemainnya untuk mengkonsumsi minuman beralkohol. Memang sejauh ini belum pernah ada catatan maupun rekaman yang menunjukkan adanya pemain sepakbola yang mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dengan mabuk dan untungnya hal itu tidak terjadi sejauh ini serta arsene wenger yang memang merupakan seseorang dengan pendidikan yang tinggi untuk ukuran seorang pelatih sepakbola, ia tahu betul bagaimana cara memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para pemainnya dan semuanya harus dimulai dengan makanan serta aktivitas dan vitamin yang mencukupi dimana sistem ini kemudian diikuti oleh tim lain didunia dibandingkan mantan klubnya terdahulu.


Tony adams yang saat itu merupakan kapten arsenal juga sempat menyatakan pendapatnya mengenai kedatangan seorang arsene wenger kekandang the gunners. Ia mengatakan bahwa awalnya ia penasaran sekali akan apa yang diketahui oleh pelatih dari perancis ini tentang sepakbola. Tony adams mengatakan bahwa saat itu arsene wenger mengenakan kacamata dan lebih terlihat seperti seorang guru sekolah berita bola dunia dibandingkan pelatih sepakbola dan pesimis bahwa arsene wenger akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan pelatih mereka sebelumnya, george graham. Terakhir, mantan kapten the gunners tersebut juga tidak yakin apakah pelatih sepakbola yang pernah melatih didaratan perancis dan jepang tersebut bisa berbicara bahasa inggris dengan benar. Tentunya anggapan miring seperti ini dimentahkan oleh arsene wenger ketika ia membawa arsenal mengalami masa keemasannya bersama thierry henry mereka harus melakukan rotasi.


Kedatangan seorang arsene wenger ditanah arsenal sendiri pada awalnya disambut dengan kesinisan dan ujaran pesimistis oleh beberapa pemain sepakbola dari klub berita bola tersebut disamping juga para penggemar dan media lokal london. Hal ini disebabkan lantaran pelatih yang pernah membesut nancy, mulhouse, rc strasbourg, as monaco, dan nagoya grampus eight ini kuranglah dikenal didunia pesepakbolaan inggris walaupun disaat yang bersamaan arsene wenger juga digadang - gadang sebagai ketua teknis asosiasi sepakbola inggris dimasa depan nanti akibat kepiawaiannya dalam menganalisa permainan olahraga yang satu ini. Semua pendapat sinis dan pesimis yang dilancarkan terhadap dirinya juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan lantaran arsenal sendiri saat itu sudah menjadi sebuah klub yang besar dan kerap memenangkan trofi baik dikancah domestik maupun eropa sedangkan arsene wenger berasal dari daratan jepang saat itu.

Selasa, 03 Juli 2018

Mereka Harus Melakukan Rotasi

Contoh dari perubahan posisi radikal yang dilakukan oleh arsene wenger terhadap para anak asuhnya di nancy ini adalah eric bertrand, seorang penyerang yang dibeli oleh manajemen klub berita sepak bola indonesia dari tim lain di divisi yang lebih rendah diubah posisinya menjadi bek tengah. Kemudian pada akhir masa kepelatihan arsene wenger di nancy ini, eric di meco juga bahwa diganti posisinya dari sayap kiri menjadi bek sayap, sebuah peran dimana namanya mirip namun tugasnya berbeda sangat jauh. Pelatih arsenal yang lahir tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) ini memang benar - benar layaknya seorang profesor di laboratorium pribadinya dengan para pemain sebagai kelinci percobaannya, dimana ia melakukan banyak eksperimen guna mencari - cari formula dan rumusan yang tepat guna menutup lubang serta kekurangan yang dimiliki oleh tim. Disamping itu, kebiasaannya dalam menggonta - ganti peran seperti ini juga terbukti ampuh dalam membuat lawan bingung karena strategi yang diterapkan tidak pernah sama dari satu laga ke laga lain telah dimainkan oleh lawannya.


Namun pihak klub nancy sendiri tetap terbelit dengan permasalahan finansial atau keuangan yang memaksa mereka menjual beberapa pemain terbaik berita bola dunia yang dimiliki untuk menutup permasalahan tersebut. Keputusan manajemen ini juga memberikan dampak langsung kepada arsene wenger, dimana sebagai pelatih ia lagi - lagi tidak mendapatkan pendanaan yang cukup untuk membangun sebuah tim yang kuat dengan kualitas pemain prima. Pada akhirnya, seorang arsene wenger pun tidak bisa bersaing dengan tim lain apalagi ia berlaga di ligue 1 perancis yang merupakan tempat dimana jawara domestik berlaga dan harus puas melihat timnya nancy menyelesaikan musim sepakbola diperingkat ke sembilan belas (19) dan terdegradasi keligue 2. Salah satu contoh pelatih lain yang mampu mengangkat derajat tim kasta kedua adalah josep pep guardiola yang sanggup membuat tim barcelona b naik dari divisi kelima menjadi divisi kedua tidak sehebat klub lain.


Begitu nancy sudah dipastikan akan terdegradasi, arsene wenger pada akhirnya diperbolehkan untuk pergi meninggalkan klub berita bola tersebut oleh pihak manajemen atas kesepakatan dan persetujuan bersama. Kemudian pada tahun seribu sembilan ratus delapan puluh tujuh (1987), pelatih berambut putih yang sempat membawa arsenal menjuarai liga primer inggris dengan tidak terkalahkan sama sekali tersebut akhirnya bergabung dengan as monaco yang sebenarnya tidak terletak di perancis namun negara lain dengan bendera yang sama dengan indonesia, monako. Kepindahan pelatih memang merupakan sesuatu yang lumrah terjadi walaupun frekuensi dan intensitas kejadiannya tidaklah sebesar pemain yang mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau karena memang dalam satu klub hanya dibutuhkan satu pelatih saja tidak seperti pemain yang minimal ada sebelas (11) ditambah lagi seluruh pemain cadangan jika sewaktu - waktu mereka harus melakukan rotasi.

Senin, 02 Juli 2018

Tidak Sehebat Klub Lain

Lalu setelah hengkang dari as monaco, arsene wenger mencoba peruntungannya dinegara lain dengan melatih klub sepakbola asal jepang, nagoya grampus eight yang berlaga di J League sana. Bersama nagoya grampus eight ini, arsene wenger berhasil menjuarai dua buah trofi berita sepak bola indonesia yakni piala emperor (raja) dan juga piala super jepang selama dua tahun (2) dirinya tinggal dinegeri sakura tersebut. Kompetisi sepakbola dijepang sendiri standarnya juga cukuplah tinggi terutama untuk kawasan asia, dimana mereka sangat mengedepankan kualitas pendidikan sedari usia muda. Tengok saja misalnya shinji kagawa dan yuto nagatomo, punggawa borussia dortmund dan inter milan yang sama - sama dianggap vital bagi klub mereka masing - masing. Namun sekarang ini korea selatan dan terutama cina juga bisa cukup bersaing dalam hal kualitas lantaran mereka, terutama liga cina sanggup mendatangkan pemain eropa dan amerika selatan layaknya paulinho berlaga diliga lokal perancis.


Para kritikus serta pengamat sepakbola sendiri telah memberikan apresiasi kepada sosok seorang arsene wenger lantaran berbagai macam kontribusinya yang sempat melakukan revolusi besar - besaran pada dunia pesepakbolaan ditanah ratu elizabeth tersebut disekitar akhir tahun seribu sembilan ratus sembilan puluhan (1990an) yang lalu. Ketika itu, arsene wenger memperkenalkan banyaknya perubahan pada pola latihan serta pola makan dan kegiatan yang dijalani oleh para pemain asuhnya di arsenal dan inilah sebab mengapa arsenal sempat mendominasi dunia pesepakbolaan berita bola domestik di inggris pada awal tahun dua ribu (2000) yang mana waktu itu pemain legendaris mereka, thierry henry serta frederick ljungberg dan tidak ketinggalan robert pires ditambah dennis bergkamp sanggup mencatatkan sejarah kemenangan beruntun diliga lokal sebelum akhirnya dipecahkan oleh manchester city dibawah bimbingan josep pep guardiola belakangan ini mereka mencapai titik terendahnya.


Setahun berselang, arsenal dibawah kepelatihan seorang arsene wenger sanggup menjuarai gelar liga primer inggris dan juga piala FA lagi ditahun dua ribu dua (2002) berkat strategi berita bola dunia yang sangat apik dan mengandalkan talenta terbaik dunia yang saat itu mereka miliki. Selain itu, arsene wenger juga mampu membuat klub berjuluk the gunners tersebut mempertahankan titel piala FA setahun berselang dan hal ini sangatlah membanggakan baik bagi dirinya secara pribadi maupun untuk seluruh penggemar klub yang bermarkas di london utara itu. Sama seperti kebanyakan pemain, setiap pelatih juga memiliki masa - masa terindah mereka masing - masing dan arsene wenger bisa dikatakan telah melalui masa tersebut namun belakangan ini arsenal juga kerap memboyong pemain dengan reputasi terkenal seperti mesut ozil dan alexis sanchez, walaupun raihan trofi mereka juga tidak sehebat klub lain di inggris.

Minggu, 01 Juli 2018

Mereka Mencapai Titik Terendahnya

Tim nasional Perancis berhasil mengakhiri laga demi laga dengan hasil yang amat gemilang, dan pada babak semifinal mereka akhirnya kembali dipertemukan melawan Jerman tanggal tujuh (7) bulan Juli dan disini Patrice Evra berhasil menepis seluruh kritikan yang ditujukan kepada dirinya dilaga pembuka melawan Romania tadi. Saat itu, pemain sepakbola yang pernah memperkuat marseille, manchester united, serta juventus tersebut mampu membantu negaranya mendapatkan tendangan pinalti disamping juga menampilkan performa bertahan yang sangat gemilang dan sanggup menjaga gawang perancis dari kebobolan melawan tim panser. Pada akhirnya, mereka mampu membalaskan dendam berita bola indonesia atas juara dunia tersebut dengan skor akhir dua kosong (2-0) serta mampu membawa ayam jantan melaju kebabak final dikampung halaman sendiri. Performa seorang pemain memang tidak bisa dinilai dari satu laga saja guna menolong seorang pemain.


Namun kejayaan tim nasional Perancis harus terhenti disitu lantaran dilaga pamungkas piala eropa tahun dua ribu enam belas (2016) yang digelar oleh UEFA selaku asosiasi yang mengepalai seluruh organisasi sepakbola benua biru ditanah menara eiffel itu, Patrice Evra dan kawan - kawan harus rela ditekuk Portugal dengan skor satu kosong (1-0) setelah keduanya menjalani babak tambahan. Gol Portugal diceploskan oleh penyerang Eder dan disitu Cristiano Ronaldo bahkan tidak diturunkan oleh pelatih mereka lantaran dinyatakan mengalami cedera ringan sehingga bisa membahayakan masa depannya. Namun hingga sampai saat ini, walau tidak berkontribusi dipartai puncak namun pemain berita bola dunia yang berjuluk CR7 tersebut sangat membanggakan pencapaiannya ditambah perangainya yang agak angkuh di media sosial sehingga orang kerap membanding - bandingkannya dengan lionel messi yang lebih rendah hati pembenahan secara sangat serius.


Patrice Evra sendiri kemudian dipercayai oleh pelatihnya Laurent Blanc untuk membela tim nasional Perancis dalam menghadapi lima (5) pertandingan berita bola pada pergelaran piala dunia tahun dua ribu empat belas (2014) yang dilangsungkan di Brasil dimana saat itu, negara menara eiffel tersebut harus dikalahkan lagi - lagi dibabak perempat final yang juga oleh sang juara Jerman. Permainan yang ditunjukkan pasukan ayam jantan memang tidaklah jelek namun saja tim panser mampu menunjukkan permainan yang lebih efisien serta tidak membuang - buang kesempatan lantaran diisi oleh berbagai pemain top diliga mereka, bundesliga. Jerman bahkan sanggup mempermalukan pengoleksi trofi piala dunia terbanyak, Brasil dengan skor akhir tujuh satu (7-1) dibabak semifinal dan kala itu, kepercayaan publik Brasil akan tim nasional mereka mencapai titik terendahnya dalam sejarah pesepakbolaan negara samba.